Kesendirian yang sekian lama
menyelimuti jiwaku
membawaku tenggelam
terbenam dalam kesepian
tanpa ada teman
ataupun sahabat
Disaat kau datang
kau mengisi hari-hariku
kau membuka hatiku
dan kau hilangkan
hari-hari sepiku
Tapi,...hanya sesaat
kau pergi lagi
meninggalkanku sendiri
membiarkanku terbenam
dalam kesendirian seperti dulu
Oh, teman
mengapa kau lakukan ini
pada saat aku mulai membuka diri
kau malah pergi tinggalkanku sendiri
Kini kau hanya sebagian masa lalu
yang akan ku kenang
dan slalu ku nanti
Suatu hari nanti
kau pasti datang
dan membawaku pergi
dari kesendirian diri ini
Tapi kapan?
kapan hal itu akan terwujud
Esokkah...,lusakah...
atau tidak akan pernah terwujud
Saat ini...
aku sendiri lagi
menemani kesendirianku
meratapi rasa sepiku
Dan saat ini...
aku tak punya apa-apa lagi
yang ku punya saat ini
hanya sebuah kenangan
antara kita..
Senin, 27 Juli 2009
Senin, 06 Juli 2009
Manusia tempatnya salah…
Tapi haruskah ku menyalahkanmu ?
atau menyalahkan hatiku sendiri
Yang tetap bertahan meski engkau pergi
Disini sepi… sayangku…
Tapi aku tak menangisi kepergianmu
Hatiku sunyi… sungguh sunyi…
Tanpa manis kata manjamu
Aku takkan menyalahkan siapa-siapa
Menunggumu ku takkan merasa sia-sia
Jika perpisahan itu adalah kejujuran hatimu
Biarkan puisi ini menjadi puisi penantianku
Tapi haruskah ku menyalahkanmu ?
atau menyalahkan hatiku sendiri
Yang tetap bertahan meski engkau pergi
Disini sepi… sayangku…
Tapi aku tak menangisi kepergianmu
Hatiku sunyi… sungguh sunyi…
Tanpa manis kata manjamu
Aku takkan menyalahkan siapa-siapa
Menunggumu ku takkan merasa sia-sia
Jika perpisahan itu adalah kejujuran hatimu
Biarkan puisi ini menjadi puisi penantianku
Langganan:
Komentar (Atom)